CANDI PENATARAN
Candi Penataran adalah gugusan candi yang kental dengan budaya Hindu. Tidak hanya sebagai candi terluas, Candi Penataran juga terkenal sebagai yang paling megah se-Jawa Timur.Itu terbukti dari ada tiga pelataran berukuran luas di kompleks candi ini.
Sesuai namanya, Candi Penataran ini berada di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar dan terletak di lereng barat daya Gunung Kelud. Jika ingin mengunjungi Candi Penataran ini, perjalanan dari Kota Blitar sejauh 12 km ke arah utara. Adapun HTM yang perlu dibayarkan untuk mengunjungi candi penataran yaitu sebesar Rp.5.000,- dan parkir kendaraan Rp.5.000,-.
Bagian-bagian Candi Penataran
1.Halaman depan
Masuk ke
dalam halaman depan, pintu gerbang terletak di sisi barat laut kompleks candi,
diapit oleh dua arca Dwarapala, penjaga pintu dengan angka tahun 1232 Saka atau
1310 Masehi terpahat pada arca. Masyarakat setempat menyebutnya sebagai Reco
Pentung. Berdasarkan pahatan angka tahun yang ada pada kedua lapik arca
tersebut, bangunan Candi Palah baru diresmikan menjadi Candi Negara pada masa
pemerintahannya Jayanegara dari Majapahit. Sebelah timur kedua arca tersebut
terdapat sisa-sisa pintu gerbang yang terbuat dari batu bata merah.
2.Bale Agung
![]() |
| Bale Agung |
Posisi Bale
Agung ini ada di belakang Arca Dwaraphala, tapi pengunjung harus melalui anak tangga
lebih dulu. Bale Agung di Candi Penataran berbentuk seperti panggung
dengan bagian dinding dan atap tak lagi utuh, tapi bagian lantai masih kokoh.
Bale Agung ini diprediksi sebagai tempat musyawarah seperti halnya Pura di
Bali. Candi Penataran juga memiliki Batur Pandapa yang posisinya tidak jauh
dari Bale Agung. Pada bagian ini ada lantai yang terbuat dari
batu yang masih tersisa. Meski begitu, Batur Pandapa ini terlihat eksotis
dengan hiasan relief cerita di sekeliling dinding lantainya.
3.Candi Induk
Bangunan terbesar dan yang menjadi favorit wisatawan di kompleks Candi Penataran adalah candi induk, yang lokasinya ada di paling belakang. Dengan latar Gunung Kelud, candi yang memiliki tinggi 7,19 meter tampak sebagai bangunan paling gagah di kompleks Candi Penataran.Belum lagi relief pada bagian dinding pilar, terdapat pahatan arca singa bersayap dan naga bersayap dengan posisi kepala mendongak ke depan.
Dengan segala kemegahannya, mengelilingi Candi Penataran yang dibangun di atas lahan seluas hampir 1,3 hektar ini akan memberikan kesan tak terlupakan. Makanya, wajar jika Candi Penataran ini sempat diajukan sebagai calon Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1995 lalu.
4.Petirtaan Candi
Kolam ikan yang disebut dengan Patirtaan Candi Penataran. Kolam ini berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 2 meter dan lebar 1 meter. Kedalaman kolam ini mencapai 175 cm. Di dalam kolam terdapat beberapa ekor ikan lele. Menurut legenda, salah satu ikan lele tersebut berwarna putih. Ikan lele putih ini dipercaya sebagai penunggu kolam dan pembawa keberuntungan.
Banyak pengunjung yang datang ke Candi Penataran untuk melihat kolam ikan ini. Mereka juga sering melakukan ritual melemparkan koin ke dalam kolam. Konon, jika koin yang dilemparkan mengenai ikan lele putih, maka permintaan mereka akan terkabulkan.
Selain kolam ikan, di bagian belakang Candi Penataran juga terdapat sebuah pancuran air. Pancuran air ini dipercaya sebagai sumber air suci. Banyak pengunjung yang datang ke pancuran air ini untuk mengambil airnya.
Penutup
Berdasarkan pembahasan di atas dapat
disimpulkan bahwa Blitar adalah kota bersejarah. Kota ini juga mempunyai candi terbesar di jawa timur yaitu candi penataran yang menjadi icon bersejarah di Blitar raya.



Komentar
Posting Komentar